Artikel
Ada anggapan umum bahwa orang Cina selalu sukses dalam berbisnis. Anggapan ini tentunya mengasumsikan bahwa orang tua Cina berhasil mendidik anak-anaknya untuk berbisnis. Sehingga kesuksesan mereka dapat diwariskan secara turun temurun.
Menurut Iskandarsyah, warga Cina muslim yang tinggal di Baron, Laweyan Solo ini, tergantung pada pendidikan orang tuanya. Terlibat dalam bisnis sejak kecil menjadikan anak lebih mengenal bisnis dibanding sebagai pekerjaan lain (karyawan).
“Sejak SD, saya telah membantu mama (ibu-red) saya di Pasar Klewer. Sepulang sekolah, saya diminta mama bantu jualan di Pasar Klewer. Kebiasaan ini menjadikan saya lebih kenal dengan bisnis. pada awalnya saya blank, tidak tahu apa-apa. Namun lambat laun semua saya ketahui. Mulai pelanggan, jenis barang, harga barang, tempat kulaan, dst”, ungkap pemiliki toko terpal “CAHAYA” ini.
Setiap orang memiliki kunci sukses sendiri-sendiri. Demikian pula Iskandarsyah, menurutnya hanya ada 2 kunci untuk menuju kesusksesan. “kemauan yang keras dan menepati janji, sudah, 2 saja”, kata bapak Tamara dengan semangat.
Ia menambahkan bahwa sukses bukan hanya milik kaum cina. “Sukses adalah milik semua orang. Tinggal, bagaimana orang tersebut mau berusaha atau tidak. bila anda ingin anak anda menjadi seorang wirausahawan, maka jadilah anda wirausahawan”, tambah Iskandarsyah. Sunardi/hadila
Fokus Utama | 01 Juni 2009Artikel terkait
- TEMUKAN KEHENDAK ALLAH, DAN SEMUANYA MENJADI MUDAH
- KESULITAN MEMBAKAR Kemudian MENCAHAYAI
- Keterlibatan Orangtua, Dukung Sukses Anak di Sekolah
- Keteladanan Rasulullah dalam Mendidik Anak
- Islam Mendidik Anak Mandiri
- Meraih Kebahagian Hakiki
- Menuju Keluarga Sakinah
- Menuju Kebahagian Bersama
- Kursi Merah, Panas…..?
- Kunci kebahagiaan
- Kekurangan Pasangan Kita Adalah Anugerah


