Artikel
Orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak/ tarbiyatul aulad. Ada 7 tanggung jawab pendidikan yang harus dituntaskan oleh orang tua bagi putera-puterinya. Salah satunya adalah pendidikan sosial.
Bahwa anak adalah pribadi yang akan tumbuh dan menghadapi tantangan sosial. Baik dalam sekala keluarga maupun masyarakat. Membekali mereka untuk tangguh di bidang ekonomi sejak dini menjadikan mereka memiliki modal untuk bermasyarakat. Bayangkan jika anak kita menjadi orang yang tidak bisa bermaisyah/berpenghasilan. Bagaimana dia nanti di keluarganya, bagaimana dia ada di masyarakatnya.
Salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada anak sejak dini sehingga nanti ini menjadi sarana juga untuk melatih kemandiriannya.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orang tua, untuk mengkondisikan jiwa anak sehingga memiliki jiwa wirausaha.
- Ajaklah anak menuliskan/menyebutkan kebutuhan dan keinginannya.
- Bantu untuk memisahkan antara kebutuhan dan keinginan. kebutuhan adalah segala sesuatu yang mutlak harus dipenuhi, sedang keinginan adalah kebutuhan sekunder/tersier yang bisa dipenuhi, bisa juga tidak.
- Ajak anak untuk berfikir bagaimana cara memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Bila sangat banyak bantu juga untuk memilah lagi mana yang merupakan kebutuhan jangka pendek, menengah dan panjang. Atau mana yang kebutuhan harian,pekanan, bulanan atau tahunan.
- Bila anda memberikan alokasi anggaran / uang saku pada anak, dampingi dia agar dalam penggunaannya berdasar daftar kebutuhan yang telah dia buat tadi.
- Bila ada kekurangan dana, jangan buru-buru memberi uang lagi. Latihlah dia untuk berusaha. Misal :
- Usaha yang bermodal tenaga ( " Tolong di, belikan sabun, nanti kembaliannya untuk upahmu"
- Usaha bermodal skill/ ketrampilan ( " Tolong ketikkan makalah umi, nanti dibayar profesional seperti di rental )
- Usaha bermodal dana ( " Dik, punya buku kosong ? Umi butuh satu. Dulu kamu belinya berapa? ini tak beri keuntungan dikit. ") Dan seterusnya. Sehingga anak tahu bahwa dirinya memiliki potensi untuk berusaha. - Semakin tambah usia anak bertambah maka ketrampilan yang dia miliki bisa makin dikembangkan. Dan bila akhirnya kita harus membantu modal untuk usahanya, berikan tanggung jawab pula untuk berlatih mengembalikan modal yang dia pinjam berdasar kurun waktu yang kita sepakati.
Jika kita serius dan kontinyu mengarahkan semoga di belakang hari nanti dia tidak akan mati kelaparan hanya karena tidak dapat pekerjaan. Mengapa ? Karena pekerjaan dan penghasilan dia sendiri yang menentukan.
Akhirnya pertanyaan untuk kita sebagai orang tua, ketrampilan apa saja yang sudah kita ajarkan pada mereka ? contoh atau keteladanan seperti apakah yang sudah kita berikan pada mereka ? Allohu a'lam bish showwab.
Mahligai | 01 Juni 2009Artikel terkait
- AGAR ALLAH SELALU MELIHAT KITA
- Generasi Yang Hilang atau Generasi Bertinta Emas
- Pilih Kisahmu dan Keluargamu
- Bersatu Dengan Mertua
- Jodoh Yang Selalu Dinanti


